Article Detail
Pelaksanaan PTMT Kelas 4
Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SD Tarakanita 5 hari pertama memberikan kesan tersendiri sejak pembelajaran dilakukan secara berani dari Maret 2020 lalu. Hari ini, Senin 6 September 2021 merupakan hari pertama pelaksanaan simulasi PTM terbatas sekolah di tengah pandemi COVID-19. Sekolah tatap muka atau PTM terbatas ini tentunya cukup ditunggu-tunggu baik oleh siswa atau pun para guru. "Senang suasana kelas bisa hidup kembali, dan mudah-mudahan bisa belajar tatap muka seperti biasanya lagi," ujar para guru saat setelah pelaksanaan PTM terbatas.
Meskipun sudah selama 1,5 tahun pembelajaran dilakukan secara berani, para guru mengaku sangat bersemangat pada pelaksanaan PTM terbatas ini. Hanya saja, ada perbedaan situasi dan kondisi yang mencolok di ruang kelas dengan masker dan penerapan protokol kesehatan dengan menggunakan masker. Sistem Pembelajaran through hybrid class Yaitu Pembelajaran DENGAN Jangka Waktu Siswa Maksimal 50% Dari Jangka Waktu Total Siswa yang ada di Kelas, selebihnya akan Tetap mengikuti Pembelajaran berani di rumah.
Guru SD Tarakanita 5 lebih menyukai PTM daripada pembelajaran secara berani karena lebih mudah memahami karakteristik siswa. "Kalau tatap muka lebih mudah untuk menyampaikan pelajarannya dibandingkan dengan berani. Kita bisa lebih mengenal siswa-siswa secara langsung", ujar salah satu guru kelas 4. Melakukan persiapan untuk pelaksanaan PTM ini sungguh luar biasa, guru harus menguasai materi dengan 2 cara yaitu melalui berani dan melalui PTM, semua dilakukan dengan memperhatikan bahwa siswa bisa mendapat perlakuan yang sama saat pembelajaran Harapannya setelah melaksanakan PTM terbatas situasi dan kondisi menjadi terbuka ke arah yang lebih baik dan pembelajaran tatap muka dapat kembali normal seperti sedia kala. (Bu Rian, Guru kelas 4)
-
there are no comments yet