Article Detail
Pemecahan rekor Muri 1000 lembar kertas daur ulang
Dalam kegiatan ini, 100 anak disabilitas tersebut terlihat mengenakan setelan putih-putih. Mereka digabungkan ke dalam grup bersama siswa lainnya untuk mendaur ulang kertas. Terlihat semangat anak disabilitas tak kalah dengan siswa lainnya. Meskipun lambat, mereka berhasil menyelesaikan daur ulang dengan baik. Kepala Sekolah SD Tarakanita 5 Ibu Paula Ruliyati Puji Lestari, M.Pd mengatakan, pihaknya mengajak 100 anak disabilitas dari komunitas Special Olympics Indonesia (SOIna) untuk bisa berpartisipasi. Dari Spesial Olympis Indonesia agar mengajar anak-anak untuk peduli dengan teman-teman yang merasa sama dalam arti berkebutuhan khusus agar menginspirasi mereka, dan ingin mengajarkan kepada para siswa bahwa anak yang dilahirkan dalam bentuk fisik tak sempurna juga bisa berprestasi. Sehingga anak disabilitas berprestasi bisa mendaur ulang. Kegiatan ini juga Mengajar anak juga bersyukur apa yang sudah mereka peroleh secara fisik. Kegiatan ini melibatkan sebanyak anak-anak kelas 4, 5, dan 6 sehingga jumlah yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah 550 anak.
Acara dimulai pukul 07.00 diawali dengan acara bersama anak2 SOIna di aula sedangkan kegiatan pendaur ulang kertas diadakan di lapangan parkir belakang sekolah untuk mendaur ulang kertas. Acara dihadiri oleh Wakil Walikota Jakarta Timur, Ketua Badan Pengurus Yayasan Tarakanita, Kepala Dinas LH Provinsi DKI, Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 KLHK ,Kepala Sudin Jakarta Timur, Camat, Kasatlak, Lurah Ketua RW dan RT, Pengawas Pulogadung, FKKSKM, juga kepala sekolah Tarakanita Jakarta lainnya. Pendaur ulang dilakukan selama 2 jam walaupun pada kenyataannya hanya 99 menit dan target awal hanya 1.000 kertas namun mereka berhasil mendaur ulang 1.161 kertas.
Nantinya 1.161 kertas ini akan digunakan untuk membuat kartu ucapan Idul Fitri, kartu Natal, hingga sertifikat.Pencatatan rekor Muri ini menurut Manager Representative MURI Ridho Al Amin adalah poin penilaian dalam pemecahan rekor MURI ini adalah jumlah kertas yang didaur ulang.
-
there are no comments yet